PUTIHNEWS.COM, BANDA ACEH – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh mencatat sebanyak 43 kasus HIV/AIDS selama periode Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, 29 orang didiagnosis HIV, sementara 14 orang baru diketahui setelah memasuki fase AIDS.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Banda Aceh, drg. Supriyadi, M.Kes, mengatakan kelompok usia 21–30 tahun menjadi kelompok dengan jumlah kasus terbanyak, yakni 17 kasus. Sementara kelompok usia 11–20 tahun tercatat 5 kasus, sedangkan sisanya berusia di atas 30 tahun.
Menurut Supriyadi, berdasarkan hasil penelusuran Dinkes, cukup banyak kasus ditemukan pada penghuni lingkungan rumah kos di sekitar kawasan kampus. Namun, hal itu tidak berarti seluruh penghuni kos atau mahasiswa terinfeksi, melainkan menunjukkan lokasi ditemukannya sebagian kasus berdasarkan hasil pelacakan.
Ia juga menyebutkan penambahan kasus HIV di Banda Aceh masih terjadi hampir setiap bulan, dengan rata-rata 6 hingga 10 kasus baru. Jumlah tertinggi pada semester pertama 2026 terjadi pada Mei dengan 10 kasus yang dilaporkan.
Secara kumulatif, sejak kasus HIV pertama ditemukan di Banda Aceh pada 2008 hingga pertengahan 2026, jumlah kasus mencapai 918 orang, terdiri dari 752 kasus HIV dan 166 kasus AIDS. Dari jumlah tersebut, 140 pasien dilaporkan meninggal dunia.
Selama Januari hingga Juni 2026, Dinkes Kota Banda Aceh juga mencatat dua pasien HIV/AIDS meninggal dunia, masing-masing dirawat di RSUD dr. Zainoel Abidin dan RSUD Meuraxa.
Berdasarkan hasil wawancara terhadap pasien, Dinkes menyebut faktor risiko penularan yang paling banyak ditemukan berasal dari hubungan seksual berisiko, serta adanya penggunaan aplikasi percakapan untuk mencari pasangan yang menyulitkan proses pelacakan kontak.
Untuk menekan angka penambahan kasus, Dinkes Kota Banda Aceh terus memperkuat edukasi, skrining HIV melalui puskesmas, sekolah, perguruan tinggi, fasilitas kesehatan swasta, serta mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan dini agar infeksi dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *