Manggrove

PUTIHNEWS.COM, LOMBOK TIMUR-Lembaga Pengembangan Sumberdaya Nelayan (LPSDN) bersama sejumlah mitra melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Telok Dalem, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 28–29 Juli 2026.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pesisir dan upaya mitigasi dampak perubahan iklim.

Penanaman mangrove melibatkan masyarakat pesisir, relawan, dan berbagai organisasi yang memiliki perhatian terhadap konservasi lingkungan. Para peserta turun langsung menanam bibit mangrove di kawasan pesisir yang membutuhkan rehabilitasi.

Ketua LPSDN Amin Abdullah menyampaikan bahwa mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami pantai dari abrasi, habitat berbagai jenis biota laut, serta penyerap karbon yang efektif dalam mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.

“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga dan merawat ekosistem mangrove. Penanaman ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi investasi lingkungan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Selain menjaga garis pantai, keberadaan hutan mangrove juga berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas perikanan karena menjadi tempat pemijahan dan pembesaran berbagai jenis ikan, udang, dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong rehabilitasi kawasan pesisir secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Foto: Peserta kegiatan LPSDN bersama mitra dan masyarakat berfoto usai penanaman 1.000 bibit mangrove di pesisir Telok Dalem, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, NTB, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *