Aceh Timur

PUTIHNEWS.COM,ACEH TIMUR – Empat hari berlalu sejak pengeboran sumur air di Gampong Meunasah Tingkeum, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, berubah menjadi insiden semburan lumpur. Kini, ketika semburan dari lubang bor mulai mereda, warga kembali dihadapkan pada ancaman baru setelah gelembung-gelembung gas muncul di lahan persawahan di sekitar lokasi.

Berdasarkan pantauan Putihnews.com di lokasi, Sabtu (4/7/2026), semburan lumpur bercampur gas yang sejak Rabu (1/7/2026) sempat memuntahkan material hingga menutupi halaman Masjid Baitul Idzah kini tidak lagi menyembur seperti hari-hari sebelumnya. Meski demikian, suara gemuruh dari dalam perut bumi masih terdengar jelas.

Diduga, tekanan dari bawah permukaan tanah belum sepenuhnya hilang dan mulai mencari jalur pelepasan baru. Kondisi tersebut ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung air bercampur gas di sejumlah titik persawahan yang berada tidak jauh dari lokasi pengeboran.

Fenomena itu membuat warga semakin khawatir. Mereka mengaku waswas karena aktivitas bawah tanah masih terus berlangsung dan dikhawatirkan dapat memicu semburan baru di titik lain.

Sejumlah warga memilih memantau perkembangan dari jarak aman sambil menunggu langkah penanganan dari pemerintah dan tim teknis. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab munculnya gelembung gas maupun potensi dampaknya terhadap keselamatan warga dan lingkungan sekitar.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan kajian geologi secara menyeluruh untuk memastikan kondisi bawah permukaan tanah, sekaligus memberikan kepastian mengenai tingkat keamanan bagi warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *