JAKARTA, PUTIHNEWS.COM – Kepemimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia memasuki babak baru. Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mendapat persetujuan DPR RI untuk menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

Persetujuan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Sebelum dibawa ke paripurna, Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. Dalam rapat tersebut, Komisi III menyetujui Suyudi secara aklamasi sebagai calon Kapolri.

Setelah laporan Komisi III disampaikan dalam paripurna, seluruh fraksi DPR menyatakan persetujuan terhadap pengangkatan Suyudi sekaligus pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit dari jabatan Kapolri.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan proses pergantian tersebut dilakukan melalui mekanisme yang berlaku. DPR kemudian mengirimkan hasil persetujuan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk proses selanjutnya.

Presiden Prabowo dijadwalkan melantik Suyudi sebagai Kapolri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis siang. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga mengonfirmasi persiapan administrasi pelantikan tersebut.

Pernah Pimpin BNN dan Polda Banten

Suyudi bukan sosok baru dalam jajaran kepemimpinan Polri. Perwira tinggi lulusan Akpol 1994 itu sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sebelum memimpin BNN, Suyudi pernah dipercaya sebagai Kapolda Banten. Ia menjabat posisi tersebut sejak Juni 2024 hingga Agustus 2025.

Pengalamannya juga banyak bersentuhan dengan bidang reserse. Rekam penugasan tersebut menjadi bagian dari pengalaman yang dibawa Suyudi ketika menjalani proses pencalonan sebagai Kapolri.

Usung Konsep “Polri Bersama Masyarakat”

Dalam uji kelayakan di DPR, Suyudi menyampaikan visi “Polri Bersama Masyarakat”.

Ia menempatkan kepolisian sebagai institusi yang bertugas menjaga ruang aman bagi pembangunan, memberikan kepastian hukum, melindungi masyarakat, mencegah gangguan keamanan, serta melakukan penegakan hukum sesuai kewenangan.

Suyudi juga menyampaikan sejumlah agenda yang menjadi perhatian kepolisian, antara lain reformasi hukum, pemberantasan korupsi dan narkotika, penguatan keamanan nasional serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan persetujuan DPR dan proses pelantikan oleh Presiden, Suyudi Ario Seto akan mengambil alih tongkat komando Korps Bhayangkara dari Listyo Sigit Prabowo.

Pergantian tersebut sekaligus membuka periode baru kepemimpinan Polri di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *