PutihNews.Com, Banda Aceh – Festival Kenduri Laot dan Kenduri Anak Nelayan Aceh yang digelar di Dermaga Kantor Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi, Gampong Ulee Lheue, Banda Aceh, resmi ditutup pada Rabu (22/7/2026). Penutupan festival ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Foto Pesisir dan Laut Aceh.

Lomba fotografi yang menjadi salah satu rangkaian utama festival ini bertujuan mengabadikan keindahan alam pesisir, budaya maritim, serta kehidupan masyarakat nelayan Aceh melalui karya visual yang kreatif dan inspiratif.

Adapun para pemenang lomba foto adalah:

  • Juara I diraih Neni Raina Mawaddah dari Universitas Syiah Kuala (USK). Hadiah diserahkan oleh Kepala Dinas yang diwakili Iskandar.
  • Juara II diraih Fathi Rizqulah Agna dari Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH/Ummuha). Hadiah diserahkan langsung oleh Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi, Pawang Syafaat.
  • Juara III diraih Rafi Gustian dari Universitas Syiah Kuala (USK). Hadiah diserahkan oleh Dosen Universitas Teuku Umar, Rika Astuti, S.Kel., M.Si.

Panglima laot lhoek Kuala Cangkoi Pawang Syafaat menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menampilkan karya-karya terbaik tentang kehidupan pesisir Aceh. Melalui lomba ini diharapkan semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap pelestarian laut, adat laot, serta potensi wisata bahari Aceh.

Festival yang mengusung tema “Merawat Adat, Mensyukuri Nikmat Laut, Menguatkan Persaudaraan Pesisir” ini menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari zikir dan doa bersama, festival seni dan budaya adat laut, bazar serta pameran UMKM hasil perikanan, pameran karya, hingga lomba foto pesisir dan laut.

Dengan berakhirnya festival, panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus memperkuat pelestarian adat laut, memberdayakan masyarakat pesisir, serta menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda dalam mempromosikan kekayaan maritim Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *