BMKG

PUTIHNEWS.COM, BANDA ACEH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang mengintai sebagian wilayah Provinsi Aceh pada Kamis (9/7/2026). Warga diimbau waspada terhadap perubahan cuaca mendadak setelah kondisi cerah berawan pada pagi hari.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mendadak diprakirakan akan melanda warga di wilayah Aceh Tamiang, Aceh Singkil, dan kawasan Barat-Selatan Aceh. Selain di darat, ancaman gelombang laut berkategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga mengintai para nelayan serta operator kapal penyeberangan di jalur Sabang–Banda Aceh, Aceh Besar–Meulaboh, dan Simeulue bagian selatan.

Fenomena cuaca buruk ini diprakirakan memuncak pada waktu sore hingga menjelang malam hari. Kondisi tersebut dipicu oleh pemanasan intensif pada siang hari dengan suhu mencapai 32°C dan kelembapan hingga 97%, sehingga memicu pertumbuhan cepat awan konvektif (Cumulonimbus) penghasil hujan badai lokal.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG menginstruksikan masyarakat untuk menjauhi pohon besar yang rawan tumbang, memantau titik genangan air di dataran rendah, serta meminta para pelaut untuk menunda aktivitas pelayaran jika jarak pandang dan tinggi gelombang memburuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *