PUTIHNEWS.COM, Banda Aceh – Ketua Komunitas Juang, organisasi sayap PDIP Aceh, Yushani, mempertanyakan komunikasi internal yang dibangun oleh DPD PDIP Aceh. Menurutnya, organisasi sayap partai yang dipimpinnya tidak lagi dilibatkan maupun diberikan informasi terkait berbagai agenda dan keberlanjutan kegiatan partai di Aceh.

“Kami sebagai organisasi sayap PDIP Aceh seharusnya diikutsertakan dalam setiap kegiatan partai. Namun hingga saat ini tidak ada pemberitahuan maupun komunikasi mengenai keberlanjutan program dan kegiatan partai,” ujar Yushani.

Ia mengatakan, Komunitas Juang sebagai organisasi sayap PDIP Aceh telah mengabdi dan berjuang bersama PDIP selama kurang lebih 10 tahun. Selama itu, pihaknya aktif melakukan konsolidasi dan membantu memenangkan berbagai kontestasi politik.

“Kami ikut berjuang mencari suara untuk calon anggota DPRK, DPRA hingga DPR RI. Begitu juga pada pemilihan kepala daerah, mulai dari calon bupati dan wali kota, gubernur hingga pemilihan presiden. Kami bekerja untuk membesarkan nama PDIP di Aceh,” katanya.

Yushani menegaskan, apabila Komunitas Juang sebagai organisasi sayap PDIP Aceh memang sudah tidak lagi dianggap sebagai bagian dari perjuangan partai, maka dirinya bersama seluruh pengurus tingkat provinsi maupun kabupaten/kota siap mengundurkan diri.

“Kalau memang kami sudah tidak dianggap lagi, kami siap mengundurkan diri bersama seluruh pengurus Komunitas Juang Aceh di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Masih banyak partai politik lain yang bisa menjadi tempat kami mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk memberikan perhatian terhadap kondisi internal partai di Aceh.

“Kami meminta kepada DPP PDIP agar melakukan evaluasi terhadap komunikasi internal partai di Aceh. Jangan sampai PDIP yang sudah memiliki nama dan perjuangan panjang di Aceh justru kehilangan kader-kadernya akibat komunikasi yang tidak dibangun dengan baik. Kami berharap DPP segera mengambil langkah agar seluruh elemen partai, termasuk organisasi sayap, kembali dirangkul dan dilibatkan dalam setiap kegiatan partai,” ujar Yushani.

Menurutnya, kekompakan dan komunikasi yang baik merupakan kunci dalam menjaga soliditas partai, sehingga seluruh kader dan organisasi sayap dapat terus bersinergi dalam membesarkan PDIP di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *