PUTIHNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia (PP-GNTI) pada Selasa, 21 Juli 2026, di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung Nomor 99, Jakarta Selatan.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengukuhan Pengurus Badan dan Sayap Pusat Partai sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi dan efektivitas pelaksanaan program perjuangan PDI Perjuangan dalam membela kepentingan rakyat, khususnya nelayan, petani, dan masyarakat pesisir.

Berdasarkan Surat Undangan DPP PDI Perjuangan Nomor 1303/IN/DPP/VII/2026 tertanggal 17 Juli 2026, sebanyak 21 pengurus PP-GNTI diundang mengikuti prosesi pelantikan. Dalam daftar undangan tersebut, nama Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. tercantum pada urutan pertama, disusul Ahadar Tuhuteru dan Mas Adi Manggeng.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Prof. Rokhmin Dahuri dipercaya memimpin PP-GNTI sebagai Ketua Umum, didampingi jajaran pengurus yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadirannya diharapkan memperkuat arah perjuangan organisasi dalam mengawal kebijakan sektor kelautan, perikanan, pertanian, dan ketahanan pangan nasional.

Pengukuhan pengurus PP-GNTI dinilai menjadi bagian dari komitmen PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri untuk terus memperkuat organisasi-organisasi sayap partai yang bergerak langsung bersama rakyat.

Melalui PP-GNTI, perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, petani, dan masyarakat pesisir diharapkan semakin terorganisasi, mulai dari mendorong akses terhadap sarana produksi, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi berbasis kelautan dan pertanian.

Salah satu pengurus yang akan dikukuhkan adalah politisi PDI Perjuangan asal Aceh Barat Daya, Masady Manggeng. Aktivis kemaritiman nasional itu menyambut amanah tersebut sebagai tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan nelayan Indonesia.

“PP-GNTI harus menjadi rumah perjuangan nelayan Indonesia. Organisasi ini harus hadir mengawal kebijakan yang berpihak kepada nelayan, memperjuangkan hak-hak mereka, serta menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat pesisir dengan negara,” kata Masady.

Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Prof. Rokhmin Dahuri, PP-GNTI diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah, membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan nelayan, petani, dan masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *