PUTIHNEWS.COM – Venezuela. Pada tanggal 24 Juni 2026, dua gempa besar dengan magnitudo7.2 melanda Venezuela bagian barat, disusul oleh gempa utama dengan magnitudo 7.5 sekitar 39 detik kemudian. Kedua gempa tersebut berpusat di dekat San Felipe, Gempa utama tersebut merupakan gempa bumi terbesar yang pernah melanda Venezuela sejak 1900. Dua gempa bumi tersebut menyebabkan kerusakan luas di seluruh negeri, terutama di La Guaira dan di ibukota Caracas. Setidaknya 2.295 orang tewas, sekitar 11.267 orang lainnya terluka dan lebih dari 43.251 orang dilaporkan hilang.

Gempa ini disebabkan oleh pergeseran sesar mendatar kanan pada sesar yang membentang dari timur ke barat, atau pergeseran sesar mendatar kiri pada sesar yang membentang dari utara ke selatan. USGS menyatakan bahwa gempa ini kemungkinan terjadi akibat pergerakan sesar dengan pergeseran yang terbatas pada area seluas 150 kali 20 kilometer (93 kali 12 mil). GFZ mencatat gempa ini berkekuatan Mw 7,4, dan mekanisme fokusnya menunjukkan adanya sesar geser (strike-slip) dekstral (mengiri ke kanan) pada sesar yang membentang dari timur ke barat. Gempa utama ini merupakan yang terbesar di Venezuela sejak tahun 1900, saat gempa bermagnitudo 7,7 melanda wilayah timur laut Caracas.

Getaran gempa dirasakan sampai di Bogota, Kolombiadan Brasil Utara, termasuk di wilayah Manaus, Belém dan Macapá, membuat warga melakukan evakuasi. Serta dirasakan di Aruba, Bonaire, Curaçao, dan beberapa bagian di Republik Dominika termasuk di Santo Domingo.

Dua gempa bumi dahsyat ini juga telah merobohkan banyak kompleks perumahan, dengan puluhan ribu orang belum diketahui nasibnya dan dikhawatirkan terjebak reruntuhan. Operasi pencarian dan penyelamatan yang intens untuk menemukan korban-korban yang terjebak di bawah reruntuhan terus dilakukan, meskipun jendela waktu kritis selama 72 jam untuk bertahan hidup telah berlalu.

Badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNHCR, seperti dilansir AFP, Rabu (1/7), melaporkan bahwa kekurangan makanan terjadi secara luas, layanan dasar lumpuh, dan saluran komunikasi sebagian besar terputus di kota pelabuhan La Guaira, yang menjadi  wilayah yang paling parah dilanda gempa. Diketahui, saat ini puluhan ribu orang di Venezuela juga kesulitan mencari makanan dan tempat berlindung setelah gempa kembar dahsyat mengguncang pekan lalu. Para dokter memperingatkan kemunculan wabah penyakit karena warga yang kehilangan tempat tinggal terpaksa tidur di jalanan.

Setidaknya 2.295 orang meninggal dunia dan lebih dari 11.267 orang terluka serta 26.403 orang terdampak secara langsung dengan belasan ribu diantaranya kehilangan tempat tinggal dan harus tinggal di tenda pengungsin, per 2 Juli 2026. Menteri Kesehatan Venezuela, Carlos Alvarado, menjelaskan bahwa angka tersebut mencerminkan jumlah korban yang tercatat di rumah sakit. Lebih dari 15.800 orang mengungsi. Pemerintah Venezuela mengumumkan tujuh hari berkabung untuk para korban.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, Tom Fletcher, mengatakan bahwa lebih dari 50.000 orang masih hilang. Lebih dari 100 warga Venezuela yang tiba di La Guaira dengan penerbangan deportasi oleh Badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat hilang setelah hotel mereka runtuh.

Di seluruh wilayah Venezuela, hampir 800 bangunan runtuh, 189 bangunan mengalami keruntuhan total. Bangunan-bangunan runtuh di Caracas dan negara bagian Trujillo, Carabobo, Aragua, Miranda, dan La Guaira. Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa gempa tersebut dapat menyebabkan kerugian senilai US$4,7–8,7 miliar, atau sekitar 4-8 persen dari PDB Venezuela, berdasarkan kerugian pada perumahan dan aset ekonomi, dan menambahkan bahwa biaya sebenarnya bisa mencapai angka yang lebih tinggi.

La Guaira, adalah daerah yang paling parah terkena dampaknya, gempa tersebut menghancurkan lebih dari 1.400 bangunan, termasuk banyak apartemen dan hotel yang roboh. Semua penerbangan yang berangkat dari atau tiba di sana dibatalkan. Gambar-gambar di media sosial memperlihatkan puluhan bangunan runtuh total maupun sebagian. Bangunan yang masih berdiri mengalami kerusakan berupa dinding yang runtuh dan kolom yang hancur. Layanan telekomunikasi di kota tersebut lumpuh. Video dari helikopter juga menunjukkan banyak bangunan rata dengan tanah di lingkungan Playa Grande, Tanaguarenas, dan Los Corales. Kerusakan parah di Venezuela disebabkan oleh konstruksi yang tidak memenuhi standar serta runtuhnya bangunan-bangunan tua.

Di Caracas, petugas penyelamat dan sukarelawan mulai mencari korban selamat di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk. Staf di Hospital de Clinicas, Caracas, diminta untuk “melipatgandakan jumlah personel pada giliran kerja malam” guna menangani korban luka. ]Delcy Rodríguez memperingatkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah, mengingat operasi pencarian di tengah puing dan reruntuhan belum rampung. Ia secara khusus menyebut La Guaira yang digambarkan sebagai “zona bencana” karena jumlah korban tewas dari wilayah tersebut belum diverifikasi atau dimasukkan ke dalam total keseluruhan.Keadaan darurat diumumkan di Venezuela oleh Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodríguez.Menteri. Dalam Negeri Diosdado Cabello mengatakan bahwa “beberapa” negara bagian terdampak.Pemerintah memerintahkan pasokan gas dimatikan untuk menghindari ledakan di gedung-gedung yang runtuh di Caracas, layanan di Metro Caracas ditangguhkan dan sekolah-sekolah akan tetap tutup selama beberapa hari ke depan. Rodriguez juga mengatakan bahwa ia akan mengupayakan dana dari organisasi-organisasi multilateral untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan. Kementerian Pendidikan mengumumkan bahwa kegiatan belajar-mengajar di sekolah akan ditiadakan selama beberapa hari dan sejumlah gedung sekolah akan digunakan sebagai tempat penampungan serta pusat penyaluran bantuan. Rodríguez memprakarsai penggalangan dana sebesar US$200 juta dari Dana Moneter Internasional (IMF). Sejak 24 Juni, Venezuela mencatat 782 gempa susulan, meskipun frekuensi dan magnitudonya telah menurun, ujar Rodriguez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *