Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

PUTIHNEWS.COM | BANDA ACEH – Sebanyak 13 peserta dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi diberangkatkan mengikuti program Kuliah Pengabdian Masyarakat–Pengabdian kepada Masyarakat (KPM-PKM) Internasional di Pusat Pengajian Ilmu Kemanusiaan (PPIK), Universiti Sains Malaysia (USM), Pulau Pinang, Malaysia.

Program pengabdian yang berlangsung selama 15 hari, mulai 1 hingga 15 Juli 2026 itu menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung di tengah masyarakat lintas negara.

Pelepasan rombongan dilakukan di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (1/7/2026), dan dihadiri Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh Drs. Azhari, pimpinan FDK, dosen, serta mahasiswa.

Dekan FDK UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Kusmawati Hatta, mengatakan program KPM-PKM Internasional bukan sekadar pelaksanaan kerja sama antarperguruan tinggi, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi akademik, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan global.

“KPM-PKM Internasional ini bukan sekadar pemenuhan kerja sama lintas negara, melainkan jembatan bagi mahasiswa untuk menguji ilmu, mengasah empati global, dan menjadi representasi terbaik nilai-nilai luhur almamater di tengah masyarakat internasional,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjaga integritas, menghormati budaya masyarakat setempat, serta menjadi duta yang membawa citra positif UIN Ar-Raniry dan Aceh.

“Jagalah integritas dan bawalah perubahan positif bagi masyarakat setempat. Ingat pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Selamat mengabdi dan semoga sukses,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FDK UIN Ar-Raniry, Dr. Sabirin, M.Si., yang juga menjadi ketua rombongan, menjelaskan bahwa peserta KPM-PKM Internasional terdiri atas 10 mahasiswa dan tiga dosen yang berasal dari enam program studi, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan dan Konseling Islam, Manajemen Dakwah, Pengembangan Masyarakat Islam, Kesejahteraan Sosial, serta Manajemen Haji dan Umrah.

Menurutnya, selama menjalankan pengabdian di Malaysia, para peserta diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, membangun kolaborasi dengan masyarakat, menghormati adat istiadat setempat, serta menjaga kekompakan tim.

“Mahasiswa harus menjadi duta bangsa sekaligus wajah UIN Ar-Raniry. Beradaptasilah dengan budaya lokal, jangan menggurui masyarakat, dan selalu bangun solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Jagalah solidaritas dan kesehatan selama menjalankan pengabdian,” kata Sabirin.

Ia menutup arahannya dengan pesan kepada seluruh peserta agar menjadikan pengalaman internasional tersebut sebagai bekal untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kalian berangkat membawa harapan, pulanglah dengan membawa perubahan dan kebanggaan,” pungkasnya.

Program KPM-PKM Internasional ini diharapkan tidak hanya memperkuat jejaring akademik antara UIN Ar-Raniry dan Universiti Sains Malaysia, tetapi juga menjadi sarana membentuk lulusan yang memiliki wawasan global, kemampuan beradaptasi lintas budaya, serta kepedulian terhadap pengembangan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *