PUTIHNEWS.COM, BANDA ACEH — Dukungan terhadap Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, untuk memimpin DPD Partai Demokrat Aceh terus mengalir menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Aceh.

Terbaru, dukungan disampaikan tokoh muda Aceh Rendi Umbara, yang menyatakan dukungan penuh kepada Sayuti Abubakar untuk menakhodai Demokrat Aceh periode 2026–2031.

Menurut Rendi, Sayuti memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman pemerintahan, serta jaringan yang dinilai dapat menjadi modal penting untuk memperkuat kembali posisi Partai Demokrat di Aceh.

“Saya mendukung penuh Doktor Sayuti Abubakar untuk menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Beliau memiliki kapasitas dan pengalaman yang dibutuhkan untuk membawa Demokrat Aceh lebih maju dan lebih kuat,” ujar Rendi.

Ia menilai Musda Demokrat Aceh bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi momentum penting untuk melakukan konsolidasi dan memperkuat organisasi menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

“Demokrat Aceh membutuhkan sosok yang mampu merangkul seluruh kader, membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dan memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput,” katanya.

Nama Sayuti Abubakar memang menjadi salah satu figur yang menguat dalam bursa calon Ketua DPD Demokrat Aceh. Sejumlah pemberitaan sebelumnya menyebut dukungan dari sejumlah DPC di Aceh mengiringi langkah Sayuti menuju kursi ketua.

Dinamika Musda pun semakin menarik karena selain Sayuti, sejumlah nama lain juga disebut dalam bursa kepemimpinan Demokrat Aceh. Karena itu, proses konsolidasi dan dukungan dari kader maupun tokoh masyarakat menjadi bagian penting menjelang forum pengambilan keputusan partai.

Rendi berharap seluruh kader Demokrat dapat menjaga persatuan dan menjadikan Musda sebagai momentum memperkuat soliditas internal.

“Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, yang paling penting adalah Demokrat Aceh harus semakin solid. Namun secara pribadi saya melihat Sayuti Abubakar merupakan figur yang sangat tepat untuk membawa Demokrat Aceh menghadapi tantangan politik ke depan,” ujarnya.

Musda Demokrat Aceh dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Sejumlah pemberitaan menyebut agenda tersebut menjadi momentum penentuan ketua definitif DPD Demokrat Aceh untuk periode 2026–2031.

Dukungan Rendi Umbara tersebut menambah dinamika menjelang Musda, ketika peta dukungan terhadap para kandidat mulai semakin terlihat di ruang publik. (Rf)

Putih News — dari Aceh untuk Nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *