NILAI TUKAR RUPIAH

PUTIHNEWS.COM, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengawali perdagangan pada Jumat (3/7/2026) dengan penguatan setelah sempat tertekan dalam beberapa hari terakhir. Rupiah dibuka menguat 43 poin atau sekitar 0,24 persen ke level Rp17.952 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.995 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi di pasar spot pada awal perdagangan dan menjadi sinyal positif bagi pasar keuangan domestik setelah tren pelemahan yang berlangsung sejak awal pekan. Data Bloomberg menunjukkan apresiasi rupiah sejalan dengan pelemahan indeks dolar AS di pasar global.

Faktor utama yang mendorong penguatan rupiah berasal dari rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan pasar. Kondisi tersebut memicu ekspektasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan lebih berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan suku bunga, sehingga menekan pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia.

Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen domestik dan global yang berpotensi membatasi ruang penguatan rupiah. Sejumlah analis memperkirakan mata uang Garuda masih akan bergerak dalam kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini karena sentimen investor asing dinilai belum sepenuhnya pulih.

Penguatan rupiah diharapkan dapat memberikan sentimen positif terhadap stabilitas pasar keuangan nasional, sekaligus membantu meredam tekanan terhadap biaya impor dan inflasi. Namun, pergerakan nilai tukar ke depan masih akan sangat dipengaruhi perkembangan ekonomi global, arah kebijakan moneter Amerika Serikat, serta arus modal asing yang masuk ke pasar domest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *