Nelayan dan Perempuan Nelayan

PUTIHNEWS.COM, Surabaya – Penguatan kapasitas usaha dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar pelaku usaha perikanan di wilayah pesisir mampu berkembang secara berkelanjutan. Selain memiliki keterampilan mengolah hasil perikanan, nelayan dan perempuan pesisir juga perlu dibekali kemampuan manajemen usaha, pemasaran, hingga pemenuhan aspek legalitas usaha.

“Keahlian mengolah ikan sudah dimiliki. Yang perlu diperkuat sekarang adalah kemampuan manajemen usaha, pemasaran, hingga pemenuhan perizinan agar usaha mereka bisa naik kelas,” ujar Avivah.

Sementara itu, Ketua DPD KNTI Kota Surabaya, Sukron, mengungkapkan bahwa Koperasi Bahari 64 sebagai unit usaha KNTI Surabaya berencana mengembangkan usaha budidaya perikanan sebagai sumber pendapatan baru. Namun, rencana tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan permodalan dan minimnya kemampuan teknis dalam pengelolaan budidaya.

Menurut Sukron, penguatan ekonomi masyarakat pesisir harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menekankan pentingnya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak nelayan, termasuk melalui kebijakan afirmasi agar mereka memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Harapan kami, ke depan semakin banyak anak-anak nelayan yang bisa menempuh pendidikan tinggi. Mungkin dampaknya tidak langsung terhadap kesejahteraan, tetapi pendidikan akan meningkatkan daya saing masyarakat pesisir di masa depan,” katanya.

Melalui Forum Group Discussion (FGD) tersebut, DPD KNTI Kota Surabaya berharap dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret mengenai pengembangan model bisnis yang inovatif, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir.

Rekomendasi tersebut diharapkan mencakup penguatan kelembagaan ekonomi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan akses terhadap pembiayaan. Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi nelayan dan perempuan pesisir di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *