JALAN RUSAK

Putihnews.com, Aceh besar– Kondisi ruas jalan yang menghubungkan Gampong Lambaro Nejid dan Gampong Lampageu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, mengalami kerusakan cukup parah. Jalan tersebut dipenuhi lubang di sejumlah titik sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada hari Rabu-08-2026, kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama. Warga menyebut ruas jalan tersebut terakhir kali dibangun pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascatsunami Aceh. Hingga kini, belum ada pembangunan maupun peningkatan jalan secara menyeluruh.
Selain menjadi akses utama bagi masyarakat, ruas jalan ini juga merupakan jalur menuju kawasan wisata Ujong Pancu yang belakangan semakin ramai dikunjungi wisatawan. Kondisi jalan yang rusak dinilai dapat mengurangi kenyamanan dan keselamatan pengunjung serta menghambat pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.
Pemerhati kelautan dan perikanan Aceh, Rahmi Fajri Salah satu warga lambaro Nejid, mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar perlu menjadikan perbaikan ruas jalan tersebut sebagai salah satu prioritas pembangunan.
“Ujong Pancu kini telah menjadi salah satu destinasi wisata yang semakin dikenal masyarakat. Akses jalan yang baik merupakan syarat utama untuk mendukung pertumbuhan pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Sangat disayangkan jika jalan menuju kawasan ini terus dibiarkan rusak, padahal sejak dibangun pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascatsunami belum pernah mendapat penanganan serius,” ujar Rahmi Fajri.
Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya bermanfaat bagi sektor pariwisata, tetapi juga mendukung aktivitas pendidikan, pertanian, perikanan, dan mobilitas warga sehari-hari.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Pemerintah Aceh segera mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan Lambaro Nejid–Lampageu, sehingga akses menuju permukiman dan kawasan wisata Ujong Pancu menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *